TOUCH YOUR HEART : EXPLORE THE WORLD WITH THE LIBRARY

By : Hana Kristina Purba

Katanya sih perpustakaan itu sebagai jantung dari sebuah instansi pendidikan. Keberadaan perpustakaan sekolah di suatu sekolah sangatlah penting. Ibarat tubuh manusia, perpustakaan adalah organ jantung yang bertugas memompa darah ke seluruh tubuh. Banyak informasi yang bisa kita dapatkan dari perpustakaan, Perpustakaan sekolah menyediakan informasi dan ide yang merupakan dasar keberhasilan fungsional dalam masyarakat masa kini yang berbasis pengetahuan dan informasi. Perpustakaan sekolah membekali peserta didik berupa keterampilan pembelajaran sepanjang hayat serta imajinasi. Tapi sebahagian besar perpustakaan didunia pendidikan belumlah menjadi pusat informasi bagi instansi pendidikan tersebut. Contoh kasus, bisa kita perhatikan perpustakaan-perpustakaan yang ada dikota Medan, terkhusus perpustakaan sekolah. Perpustakaan hanya dijadikan sebagai pelengkap saja tanpa memperhatikan apa arti dan esensi perpustakaan itu sendiri. Perpustakaan ada hanya karena untuk mendapatkan nilai akreditasi dari sekolah tersebut dan alasan-alasan yang lain, tetapi perpustakaan sendiri dibiarkan begitu saja tanpa dikelola oleh orang-orang yang memang memiliki pengetahuan dibidang perpustakaan, oleh karena itu dapat kita perhatikan bahwa perpustakaan sekolah hanyalah perpustakaan asal jadi, yang penting ada, dalam arti tidak dibenahi dan tidak ditangani oleh tenaga kerja yang ahli dibidangnya. Bahkan untuk sekolah yang bertaraf internasioanal sekalipun masih memiliki perpustakaan dibawah standar yang seharusnya, seperti perpustakaan Singapore International School Medan, memprihatinkan sekali bukan? belum lagi pustakawan itu hanya dipandang sebelah mata, banyak orang yang beranggapan bahwa pustakawan itu dipekerjakan hanya untuk menyusun buku… hmmm.. ironis sekali. Tetapi meskipun begitu masih ada juga sekolah swasta ataupun negeri yang sudah memperhatikan perpustakaan mereka, dan dikelola oleh orang-orang yang ahli dibidangnya. Jadi perpustakaan mereka bisa dikatakan baik dibandingkan dengan perpustakaan-perpustakaan sekolah lainnya.

Singapore Internasional School Medan (SIS Medan) adalah salah satu sekolah internasional yang ada dikota Medan, sekolah ini sudah ada sejak 6 tahun yang lalu. SIS Medan memiliki pengguna yang berbeda yang terdiri dari dari Taman Kanak-kanak sampai dengan Sekolah Menengah Pertama. Sejak awal sekolah ini berdiri tidak pernah ada pustakawan yang menangani perpustakaan, yang ditugaskan untuk menangani perpustakaan adalah guru dan juga asisten guru, karena itu Perpustakaan SIS Medan hanya apa adanya saja, dengan sistem yang sangat kacau. Perpustakaan SIS Medan juga masih menggunakan sistem yang manual, jumlah koleksinya juga masih sangat sedikit, hanya sekitar kurang lebih 6000 buku, sudah termasuk koleksi referensi, tetapi perpustakaan SIS Medan juga menyediakan layanan majalah dan juga surat kabar. Ruangannya juga kurang besar, fasilitas yang ada di perpustakaan SIS Medan hanyalah sebuah televisi dan dvd, jadi kadangkala guru dan siswa bisa nonton bersama, selain film documenter, ilmu pengetahuan, animasi, dongeng, mereka juga bisa menonton film hiburan yang tentunya sudah dipilih dan disensor oleh guru tersebut. Setiap kelas akan memiliki jam kunjungan ke perpustakaan, jadi selain jam istirahat, para siswa akan berkunjung ke perpustakaan, mereka akan mengunjungi perpustakaan bersama dengan guru pendamping mereka, tujuan setiap kelas berkunjung pasti berbeda, ada kelas yang hanya berkunjung untuk membaca bersama, nonton bersama, story telling, bahkan untuk ujian dan lain-lain.

Ketika saya bergabung dengan Perpustakaan SIS Medan, jujur saya akui saya shock sekali karena bayangan saya akan perpustakaan itu sendiri sudah tersistem dengan baik apalagi untuk sekolah yang bertaraf internasional seperti SIS, tapi pada kenyataannya yang saya temui adalah perpustakaan yang sangat memprihatinkan (Bisa dikatakan begitu) karena kondisinya memang sangat berantakan, tidak ada klasifikasi, tidak ada pengatalogan, tidak ada nomor punggung buku dan buku tersebut disusun hanya berdasarkan tingkat atau kelas mereka. Tetapi sekolah ini memiliki suatu keunikan yaitu nama sekolah itu sendiri (Brand), dengan nama sekolah yang sudah bertaraf internasional, banyak orang tua siswa yang tertarik untuk menyekolahkan putra-putri mereka disekolah itu. Semakin banyak siswa maka akan semakin banyak pemasukan keuangan sekolah tersebut, dan dengan pemasukan tersebut maka penghasilan guru dan karyawan juga lebih meningkat.

Pengalaman saya bekerja diperpustakaan belumlah banyak, apalagi diperpustakaan sekolah, tapi saya memiliki banyak mimpi yang ingin saya wujudkan untuk membangun perpustakaan SIS Medan menjadi perpustakaan digital dan berkelas seperti nama sekolah tersebut yang bertaraf internasional. Karena itu sedikit demi sedikit saya mulai membenahi perpustakaan, saya mulai memisahkan mana koleksi buku pelajaran, koleksi referensi dan juga koleksi buku cerita, novel, komik, dan saya mulai dengan mengklasifikasikan buku, membuat katalog, membuat penomoran buku, mengentri data, dan lain sebagainya. Kita juga akan membuat alamat situs perpustakaan, untuk memperkenalkan perpustakaan SIS Medan kepada seluruh masyarakat, dengan begitu situs perpustakaan dapat diakses oleh siapa saja terkhusus untuk siswa dan guru SIS Medan. Untuk pemula pekerjaan tersebut bukanlah pekerjaan yang mudah. Selain itu diharapkan juga perpustakaan memiliki ruangan yang cukup luas, Selain ruang baca utama, tempat-tempat khusus yang mesti ada di perpustakaan adalah sebagai berikut:
• Ruang referensi (reference area)
• Ruang bercerita (booktalking/storytelling area)
• Ruang komputer (computer/technology area)
• Ruang kelas (instructional/classroom area)
• Ruang santai (quiet study/recreational reading area)
• Ruang produksi ( multimedia production area)
• Ruang pengolahan bahan pustaka (storage/processing workroom).
Akan lebih baik lagi apabila perpustakaan memiliki ruang seminar atau konferensi serta ruang kepanitiaan yang bisa menjamin privasi. Papan pengumuman/informasi serta ruang pamer (display) sangat penting sebagai media informasi untuk menampilkan program-program perpustakaan. Oleh karena itu diperlukan sebuah transpormasi di perpustakaan.

Transpormasi
• Perubahan struktural, secara bertahap, total,dan tidak bisa kembali ke bentuk semula (irreversible)
• Transformasi di perpustakaan terutama segi fungsi, SDM, dan fasilitas.

TRANSFORMASI YANG PERLU DILAKUKAN
• Menambah nilai informasi dan pengetahuan
• Manajemen Pengetahuan
• Melayani individu/kelompok dalam Jaringan
• Melayani pengguna sebagai Mitra
• Meningkatkan information skills dan literasi

Layanan-layanan yang dapat ditingkatkan
1. Akses informasi
2. Pengiriman dokumen
3. Rujukan
4. Informasi kilat
5. Akses artikel jurnal
6. Pendidikan pemakai, dll

Dengan berbagai perbaikan dan transpormasi diatas dan ditambah dengan motto perpustakaan “TOUCH YOUR HEART : EXPLORE THE WORLD WITH THE LIBRARY” maka perpustakaan sekolah akan semakin menarik. Perubahan yang menjadi motivasi bagi siswa untuk mengakses perpustakaan. Apabila perbaikan ini dilakukan dari sekarang maka untuk 5 sampai 10 tahun yang akan datang Perpustakaan sekolah akan menjadi sekolah yang gemar membaca. Dengan demikian berakhir sudah permasalahan minat baca yang seolah-olah menjadi perkejaan rumah yang tidak terselesaikan sampai saat ini.

Touch Your Heart : Explore the World with the Library
Jantung adalah salah satu organ tubuh yang sangat penting didalam tubuh manusia, dengan memelihara jantung, maka seseorang akan memiliki kesehatan yang baik, apabila seseorang memiliki kesehatan yang baik maka ia bisa melakukan seluruh aktifitas dan kegiatan-kegiatan yang lain. Sama seperti perpustakaan, perpustakaan sekolah diibaratkan sebagai organ jantung yang bertugas memompa darah ke seluruh tubuh, apabila sebuah perpustakaan sering dikunjungi dan dimanfaatkan dengan baik oleh siswa maka siswa dapat menelusuri, menjelajahi, dunia ini dengan segudang informasi yang bisa ditemukan diperpustakaan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s